Laporan Keuangan + Rasio Keuangan Bank Syariah (2013 - 2017)

Panduan Belajar Analisis Teknikal Saham untuk Pemula

Panduan Belajar Analisis Teknikal Saham untuk Pemula

EDUSAHAM.COM --- Dalam investasi saham, tujuan utama investor atau stock trader pasti mendapatkan profit, baik berupa dividen maupun capital gain. Nah, itulah pentingnya melakukan analisis agar bisa mewujudkan hal itu. Salah satu analisis yang sering digunakan yaitu analisis teknikal saham.
Sebenarnya, ada satu analisis lagi yang tak dapat dialpakan, yaitu analisis fundamental saham. Kedua elemen ini sangat baik jika digunakan secara bersamaan.

Apa itu Analisis Teknikal?

Pengertian analisis teknikal saham menurut hemat kami adalah suatu metode analisis yang cenderung menggunakan data-data historis sebagai indikator utama, baik dengan melihat pergerakan harga saham, volume transaksi, grafik, dan pola-pola tertentu yang dapat dijadikan sebagai dasar untuk mengambil keputusan jual atau beli saham.

Biasanya, analisis teknikal saham ini lebih sering digunakan untuk keperluan trading yang digunakan oleh para stock trader. Tujuannya yaitu untuk mencari timing yang tepat dalam membeli dan menjual saham sehingga bisa memaksimalkan keuntungan yang berupa capital gain. Meskipun begitu, para investor juga bisa menggunakan analisis teknikal untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual saham.

Apa Perbedaan Trading dan Investing?

Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham

Dalam investasi saham, kita mengenal apa yang disebut sebagai investor dan stock trader. Investor merupakan kelompok yang melakukan investasi dalam jangka waktu yang relatif panjang (> 1 tahun) dan mereka melakukan aktivitas yang disebut investing. Sedangkan stock trader merupakan kelompok yang melakukan investasi dalam jangka waktu relatif pendek (< 1 tahun) dan mereka melakukan aktivitas yang disebut trading.

Aktivitas Trading Sangat Bertumpu pada Analisis Teknikal

Sudah paham perbedaan trading dan investing? Nah, bagi Anda yang tertarik menjadi stock trader, maka memahami analisis teknikal saham adalah hal yang penting. Pasalnya, kegiatan trading sangat bertumpu pada kekuatan analisis teknikal. Hal ini dalam rangka untuk melihat kapan harus membeli dan menjual saham sehingga bisa mendapatkan capital gain yang tinggi. Oleh karena itu, penting bagi trader untuk memahami dengan baik mengenai analisis teknikal.

Bagi investor, analisis teknikal saham juga tidak dapat diabaikan. Seperti yang disebutkan sebelumnya, analisis ini berguna untuk menentukan kapan harus membeli dan menjual saham. Hanya saja, biasanya investor lebih lama dalam hold saham. Berbeda dengan trader yang dalam hitung hari, jam, bahkan menit, bisa membeli dan menjual saham.

Sebagai info tambahan, indikator analisis teknikal tidak hanya digunakan untuk instrumen investasi saham saja, tetapi juga digunakan untuk instrumen investasi yang menggunakan data harga sebagai acuan, seperti forex, futures, pasar valuta asing (valas), bursa komoditas, dan sejenisnya.

Analisis teknikal cenderung berfokus pada pergerakan atau data harga perdagangan yang di sana terdapat penawaran dan permintaan. Inilah yang menjadi perbedaan mendasar antara analisis teknikal dan fundamental saham.

Fungsi dan Manfaat Menggunakan Analisis Teknikal

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa analisis teknikal saham berguna untuk memberi sinyal dan menentukan timing yang tepat dalam beli dan jual saham. Biasanya, sinyal tersebut dapat dilihat dari indikator analisis teknikal.

Apa saja indikator tersebut? Yang paling umum dipakai oleh trader yaitu indikator Moving Average (MA), Moving Average Convergence Divergence (MACD), Stochastic, Relative Strength Index (RSI), dan lainnya.

Masing-masing indikator memiliki penafsiran yang berbeda dan cara melihatnya pun juga berbeda. Agar lebih paham secara mendalam, ada baiknya Anda membaca referensi lebih banyak seperti membeli buku analisis teknikal saham terbaik, baik buku lokal maupun berbahasa asing. Jika Anda bingung buku seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan sungkan untuk bertanya dan menghubungi kami.

Analisis Teknikal dengan Menggunakan Grafik (Chart)

Seorang teknikalis sejati selalu menggunakan grafik (chart) untuk melakukan analisis teknikal saham. Mereka juga sering dikenal sebagai chartist karena memang berpedoman penuh terhadap chart. Ada banyak opsi atau pilihan grafik yang bisa digunakan. Namun, yang paling umum dipakai yaitu grafik candlestick.

Contoh Gambar Analisis Teknikal Saham Candlestick
trendystockcharts.com

Salah satu alasan kenapa analisis teknikal saham candlestick ini menjadi pilihan utama yaitu karena praktis dan tidak sulit untuk memahami fungsinya. Misalnya, pada grafik tersebut tertera harga saham pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan.

Tools untuk Melakukan Analisis Teknikal

Selain indikator, dalam melakukan analisis teknikal saham juga memerlukan alat bantu (tools) agar bisa melihat, mengetahui, dan menganalisis kondisi harga saham. Apa saja tools tersebut? Misalnya, ada Trend Line, Rectangle, dan sebagainya. Namun, yang paling sering digunakan yaitu Trend Line.

Trend Line sangat membantu investor atau trader dalam melihat kecenderungan (trend) dari pergerakan harga saham; apakah harga saham sedang mengalami uptrend atau downtrend.

Saat ini, juga telah tersedia software yang dapat memudahkan Anda dalam melakukan analisis teknikal saham, yaitu aplikasi yang disediakan oleh para broker. Nah, bagi Anda yang belum melakukan aktivitas investasi atau trading saham, dan kemudian ingin segera terlibat, maka silahkan mengunjungi perusahaan sekuritas terlebih dahulu untuk mendaftar dan membuka rekening saham.

Jika sudah mendaftar, setiap broker biasanya memberikan fasilitas berupa software atau aplikasi sebagai wadah untuk investasi saham. Misalnya, Mandiri Sekuritas memiliki aplikasi bernama MOST, kemudian MNC Sekuritas memiliki aplikasi bernama MNC Trade, dan seterusnya. Setiap broker memiliki software yang berbeda, namun fungsinya kurang lebih sama. Pada aplikasi tersebut, Anda bisa melakukan analisis teknikal saham.

Tidak hanya itu, pada aplikasi tersebut juga terdapat beberapa rasio keuangan penting yang bisa Anda jadikan sebagai analisis fundamental saham. Contohnya seperti aplikasi MNC Trade berikut ini:

Contoh Analisis Teknikal Saham dengan Aplikasi MNC Trade

Jika Anda pengin menggunakan aplikasi khusus untuk analisis teknikal saham, Anda bisa mencoba menggunakan AmiBroker. Namun, software ini tidak gratis, Anda perlu membayar dan berlangganan jika ingin memakai aplikasi tersebut. Kalau mau yang gratis, Anda bisa memanfaatkan Yahoo Finance. Namun, fitur yang disediakan terbatas.

Kesimpulan: Dalam mengambil keputusan investasi saham, akan jauh lebih bijak jika Anda menggunakan analisis teknikal saham dan analisis fundamental sebagai landasan utama. Sebagai saran, lakukan analisis fundamental untuk memilih perusahaan yang bagus, kemudian lakukan analisis teknikal untuk menentukan timing kapan harus beli dan jual saham. Sekian informasi dari kami, jika info ini bermanfaat, mohon bantu untuk share, ya.
.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Panduan Belajar Analisis Teknikal Saham untuk Pemula"

Post a Comment