Pengertian Akuisisi: Jenis, Ciri-Ciri, Tujuan, & Contoh Akuisisi di Indonesia

Pengertian Akuisisi dan Contoh Perusahaan Akuisisi di Indonesia

EDUSAHAM.COM --- Banyak siswa dan mahasiswa yang bertanya-tanya, apa pengertian akuisisi? Apakah akuisisi sama dengan merger? Apa saja manfaat akuisisi dan ciri-cirinya? Apa tujuan dan alasan perusahaan melakukan akuisisi? Apa saja contoh akuisisi perusahaan di Indonesia? Itulah sebagian besar pertanyaan tentang akuisisi yang diajukan oleh siswa dan mahasiswa.

Nah, sebenarnya, akuisisi dan merger merupakan dua hal yang berbeda. Berbeda dari segi apa? Anda bisa membedakan keduanya hanya dari pengertian atau definisinya. Untuk itu, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu makalah atau penjelasan tentang merger: bisa dibaca di sini: Apa Itu Merger? Di sini, tim edusaham akan membahas secara lengkap materi tentang akuisisi.

Pengertian Akuisisi Secara Umum

Apa itu akuisisi? Secara umum, pengertian akuisisi adalah suatu proses yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk mengambil alih mayoritas saham perusahaan lainnya. Perusahaan yang mengambil alih mayoritas saham tersebut akan mengendalikan bisnis dan kegiatan operasional perusahaan yang sahamnya diambil alih. Jadi, perusahaan yang saham mayoritasnya diambil alih akan tetap berdiri (baca: tidak dihapuskan), hanya saja kegiatan operasionalnya dikendalikan oleh perusahaan dengan saham mayoritas.

Perlu Anda ingat juga bahwa tidak semua pembelian saham terhadap perusahaan lainnya disebut akuisisi. Yang disebut akuisisi adalah pembelian saham perusahaan lain dalam jumlah yang sangat besar (minimal 51%) sehingga dapat mengubah status kepemilikan saham. Jadi, kalau pembelian saham dengan jumlah yang kecil, itu tidak disebut akuisisi.

Sebenarnya, akuisisi tidak selalu mengambil alih dalam bentuk saham, tetapi bisa juga mengambil alih dalam bentuk aset. Bagi perusahaan yang berbentuk perseroan (PT), memang proses akuisisi dilakukan dalam bentuk pembelian sebagian besar saham. Sedangkan perusahaan berbentuk CV, UD, dan Firma, akuisisi biasanya dilakukan dalam bentuk pembelian sebagian besar aset.

Pengertian Akuisisi Menurut Para Ahli

Setelah memahami definisi akuisisi secara umum, lalu bagaimana pandangan para ahli terhadap akuisisi? Nah, berikut ini beberapa pengertian akuisisi menurut para ahli.

Definisi Akuisisi Menurut Hitt
Akuisisi adalah suatu proses untuk mengambil alih perusahaan lain dengan cara membeli mayoritas saham perusahaan yang dijadikan target.

Definisi Akuisisi Menurut Marcell Go
Akuisisi dapat juga disebut sebagai proses penanaman modal (investasi), atau suatu penguasaan terhadap sebagian saham dari perusahaan tambahan (subsidiary) dalam jumlah material (< 50%).

Definisi Akuisisi Menurut PSAK No. 2 Paragraf 08 Tahun 1999
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) juga memiliki pengertian tersendiri mengenai akuisisi, yaitu proses penggabungan usaha (bisnis) di mana salah satu perusahaan (baca: pengakuisisi) menjadi pengendali terhadap aktiva bersih dan kegiatan operasional perusahaan yang diakuisisi, dengan cara memberikan aktiva tertentu, mengakui kewajiban, dan mengeluarkan sejumlah saham.

Jenis dan Macam-Macam Akuisisi

Setelah memahami pengertian akuisisi secara umum dan menurut para ahli, peru Anda ketahui juga bahwa ada beberapa jenis akuisisi, yaitu akuisisi horizontal, akuisisi vertikal, dan akuisisi konglomerat.

1. Akuisisi Horizontal, merupakan suatu proses untuk mengambil alih mayoritas saham perusahaan lain yang memiliki bidang bisnis yang sama (baca: pesaing usaha), baik dari sisi kesamaan produk, aliran distribusi, dan pemasaran. Biasanya, tujuan akuisisi horizontal yaitu untuk memperluas pangsa pasar dan menjadi market leader.

2. Akuisisi Vertikal, merupakan suatu proses untuk mengambil alih mayoritas saham perusahaan lain yang memiliki rantai produksi yang sama, seperti bisnis yang bergerak pada produksi hulu ke hilir. Biasanya, tujuan akuisisi vertikal yaitu untuk mendapatkan kepastian tersedianya pasokan dan penjualan produk.

3. Akuisisi Konglomerat, merupakan suatu proses untuk mengambil alih mayoritas saham perusahaan lain yang memiliki produk berbeda.. Biasanya, tujuan akuisisi konglomerat yaitu untuk menunjang kegiatan bisnis perusahaan secara komprehensif.

Karakteristik dan Ciri-Ciri Akuisisi

Selain memahami pengertian akuisisi beserta jenis-jenisnya, ada beberapa karakteristik dan ciri-ciri akuisisi yang juga perlu Anda pahami, sebagai berikut.
  • Proses akuisisi perusahaan berbentuk perseroan (PT) dilakukan dengan mengambil alih mayoritas saham.
  • Sedangkan untuk perusahaan berbentuk UD, CV, dan Firma, proses akuisisi dilakukan dengan mengambil alih mayoritas aset.
  • Perusahaan yang diakuisisi akan tetap berdiri, namun kegiatan operasionalnya dikendalikan oleh pengakuisisi.

Manfaat Akuisisi

Ada beberapa keunggulan dan manfaat akuisisi bagi perusahaan, yaitu sebagai berikut:
  • Menciptakan pertumbuhan lebih cepat,
  • Mengurangi persaingan, terutama untuk perusahaan yang bergerak di bisnis yang sama,
  • Meningkatkan peluang untuk menjadi market leader,
  • Menjajaki pangsa pasar baru yang potensial, dan
  • Meningkatkan sumber daya perusahaan.

Tujuan dan Alasan Perusahaan Melakukan Akuisisi

Pengertian Akuisisi dan Contoh Perusahaan Akuisisi di Indonesia

Apakah Anda sudah paham konsep dan pengertian akuisisi secara menyeluruh? Nah, sebenarnya, apa tujuan akuisisi yang dilakukan suatu perusahaan? Berikut ini dijelaskan alasan perusahaan melakukan akuisisi, yaitu sebagai berikut.
  • Diversifikasi usaha, perusahaan yang melakukan akuisisi terhadap perusahaan lain terutama yang bergerak di industri yang berbeda, maka itu bisa dijadikan sebagai diversifikasi bisnis. Apa maksud diversifikasi bisnis? Itu merupakan suatu proses menjalankan bisnis di bidang yang berbeda-beda. Apa tujuan akuisisi ini? Ya, untuk meminimalkan risiko bisnis. Jadi, kalau bisnis yang satu rugi, maka masih ada bisnis lain yang menguntungkan.
  • Menguasai Pasar, perusahaan yang melakukan akuisisi terhadap perusahaan lain yang bergerak di bisnis yang sama, maka tujuan itu dilakukan untuk bersama-sama menguasai pasar, terutama di segmen yang menjadi target. Misalnya, perusahaan A bergerak di bisnis pakaian, dan perusahaan B juga bergerak di bisnis pakaian. Akuisisi dilakukan untuk menyatukan bisnis A dan B agar bersama-sama maju untuk menguasai pasar bisnis pakaian sehingga perusahaan lainnya dapat dikalahkan.
  • Meningkatkan Resources, perusahaan yang melakukan akuisisi perusahaan lain, tentu saja akan meningkatkan sumber daya perusahaan. Dengan kapasitas karyawan yang lebih besar, itu memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kinerja sehingga bisa memperoleh laba yang optimal.
  • Mempercepat Pertumbuhan, sudah sangat jelas bahwa ketika perusahaan melakukan akuisisi, sumber daya yang dimiliki akan meningkat, jaringan bisnis meluas, dan pada akhirnya itu bisa mempercepat pertumbuhan perusahaan sehingga perusahaan berpotensi menjadi big company.
  • Mengurangi Persaingan, seperti yang dijelaskan sebelumnya, akuisisi pada perusahaan yang bergerak di sektor bisnis yang sama, tentu saja akan mengurangi persaingan, karena mereka sudah bergabung menjadi satu kesatuan yang kuat. Dengan demikian, potensi untuk mengalang pesaing lain bisa lebih besar.

Contoh Akuisisi Perusahaan

Sebenarnya, banyak sekali contoh akuisisi yang dilakukan banyak perusahaan. Namun, sebagai contoh, berikut beberapa contoh perusahaan akuisisi di Indonesia.
  • Phillip Morris Ltd melakukan akuisisi terhadap PT HM Sampoerna Tbk,
  • PT XL Axiata Tbk melakukan akuisisi terhadap PT Axis Telekom,
  • PT Danone melakukan akuisisi terhadap PT AQUA Golden Mississipi, dan
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan akuisisi terhadap PT Bank Agroniaga Tbk.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang akuisisi: mulai dari pengertian akuisisi, jenis akuisisi, manfaat akuisisi, ciri-ciri akuisisi, tujuan akuisisi, dan contoh perusahaan akuisisi di Indonesia. Dengan penjelasan ini, diharapkan Anda bisa memahami secara komprehensif tentang akuisisi. Dengan demikian, Anda juga bisa membedakan antara akuisisi dan merger. Sekian info dari edusaham, jika materi ini bermanfaat, bantu untuk share, ya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pengertian Akuisisi: Jenis, Ciri-Ciri, Tujuan, & Contoh Akuisisi di Indonesia "

Post a Comment