Listing, Delisting, dan Relisting: Pengertian & Contoh Perusahaannya

Pengertian Listing, Delisting, dan Relisting



EDUSAHAM.COM
Ketika Anda menggali informasi
tentang pasar modal, baik
untuk kepentingan penelitian atau berencana ingin investasi saham, atau investasi reksa dana, atau instrumen lainnya, Anda menemukan istilah listing, delisting, dan relisting,
dan bertanya-tanya, apa pengertian listing,
delisting, dan relisting tersebut? Di pasar modal, ketiga istilah tersebut mungkin
tidak asing lagi bagi seseorang yang sudah lama terlibat dalam pasar modal.

Bagi pemula, mungkin termasuk Anda,
pasti kebingungan mendengar istilah tersebut. Sebenarnya, apa sih pengertian
listing, delisting, dan relisting
itu?
Nah, jangan khawatir, tim edusaham
akan menjelaskan secara lengkap mengenai ketiga istilah tersebut. Oleh karena
itu, pastikan Anda membaca artikel ini dengan baik dan sampai tuntas, ok?

Pengertian Listing dalam Pasar Modal

Apa itu listing? Secara sederhana, listing
dalam konteks pasar modal adalah proses pencatatan. Pencatatan apa? Pencatatan
perusahaan menjadi go public. Dengan
kata lain, perusahaan yang awalnya adalah perusahaan tertutup (private) akan menjadi perusahaan terbuka
dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Umumnya, perusahaan ini akan melakukan
penawaran saham perdana (IPO/Initial
Public Offering
) di mana masyarakat pemodal punya kesempatan untuk memiliki
saham dari perusahaan terbuka (Tbk) tersebut. Di pasar modal, Anda akan
menemukan istilah “new listing”, yang
artinya perusahaan yang baru tercatat di BEI atau baru go public.
Apa contoh perusahaan yang listing? Kalau pertanyaannya seperti
itu, maka jawabannya adalah semua perusahaan yang terdaftar di BEI (Bursa Efek
Indonesia) adalah perusahaan yang listing.
Namun, kalau pertanyaannya apa contoh
perusahaan yang baru tercatat (new
listing
)? Maka, Anda bisa menentukan berdasarkan tahun. Sebagai contoh,
perusahaan yang new listing tahun
2018, maka ada 55 perusahaan yang tercatat sebagai new listing di tahun tersebut, yaitu sebagai berikut.
No
Kode
Nama
Emiten
Tanggal
Pencatatan
1
PEHA
PT Phapros Tbk.
26 Des 2018
2
ZONE
PT Mega Perintis
Tbk.
12 Des 2018
3
URBN
PT Urban Jakarta
Propertindo Tbk.
10 Des 2018
4
SOTS
PT Satria Mega
Kencana Tbk.
10 Des 2018
5
LUCK
PT Sentral Mitra
Informatika Tbk.
28 Nov 2018
6
DIVA
PT Distribusi
Voucher Nusantara Tbk
27 Nov 2018
7
POLA
PT Pool Advista
Finance Tbk.
16 Nov 2018
8
DEAL
PT Dewata
Freightinternational Tbk.
09 Nov 2018
9
SOSS
PT Shield On
Service Tbk.
06 Nov 2018
10
SATU
PT Kota Satu
Properti Tbk.
05 Nov 2018
11
CAKK
PT Cahayaputra Asa
Keramik Tbk.
31 Okt 2018
12
YELO
PT Yelooo Integra
Datanet Tbk.
29 Okt 2018
13
SKRN
PT Superkrane Mitra
Utama Tbk
11 Okt 2018
14
DUCK
PT Jaya Bersama
Indo Tbk.
10 Okt 2018
15
GOOD
PT Garudafood Putra
Putri Jaya Tbk.
10 Okt 2018
16
HKMU
PT HK Metals Utama
Tbk
09 Okt 2018
17
MPRO
PT Propertindo
Mulia Investama Tbk.
09 Okt 2018
18
KPAS
PT Cottonindo
Ariesta Tbk.
05 Okt 2018
19
SURE
PT Super Energy
Tbk.
05 Okt 2018
20
SAPX
PT Satria Antaran
Prima Tbk.
03 Okt 2018
21
CITY
PT Natura City
Developments Tbk.
28 Sep 2018
22
PANI
PT Pratama Abadi
Nusa Industri Tbk.
18 Sep 2018
23
DIGI
PT Arkadia Digital
Media Tbk
18 Sep 2018
24
MOLI
PT Madusari Murni
Indah Tbk.
30 Ags 2018
25
LAND
PT Trimitra
Propertindo Tbk.
23 Ags 2018
26
ANDI
PT Andira Agro Tbk
16 Ags 2018
27
FILM
PT MD Pictures Tbk.
07 Ags 2018
28
NFCX
PT NFC Indonesia
Tbk
12 Jul 2018
29
MGRO
PT Mahkota Group
Tbk.
12 Jul 2018
30
NUSA
PT Sinergi Megah
Internusa Tbk
12 Jul 2018
31
POLL
PT Pollux Properti
Indonesia Tbk.
11 Jul 2018
32
IPCC
PT Indonesia
Kendaraan Terminal Tbk.
09 Jul 2018
33
RISE
PT Jaya Sukses
Makmur Sentosa Tbk.
09 Jul 2018
34
BPTR
PT Batavia
Prosperindo Trans Tbk.
09 Jul 2018
35
TCPI
PT Transcoal Pacific
Tbk.
06 Jul 2018
36
MAPA
PT MAP Aktif
Adiperkasa Tbk.
05 Jul 2018
37
TNCA
PT Trimuda Nuansa
Citra Tbk.
28 Jun 2018
38
MSIN
PT MNC Studios
International Tbk.
08 Jun 2018
39
SWAT
PT Sriwahana
Adityakarta Tbk.
08 Jun 2018
40
KPAL
PT Steadfast Marine
Tbk
08 Jun 2018
41
TUGU
PT Asuransi Tugu
Pratama Indonesia Tbk
28 Mei 2018
42
TRUK
PT Guna Timur Raya
Tbk.
23 Mei 2018
43
PZZA
PT Sarimelati
Kencana Tbk.
23 Mei 2018
44
HEAL
PT Medikaloka
Hermina Tbk.
16 Mei 2018
45
PRIM
PT Royal Prima Tbk.
15 Mei 2018
46
SPTO
PT Surya Pertiwi
Tbk
14 Mei 2018
47
BTPS
PT BTPN Syariah
Tbk.
08 Mei 2018
48
NICK
PT Charnic Capital
Tbk.
02 Mei 2018
49
DFAM
PT Dafam Property
Indonesia Tbk
27 Apr 2018
50
GHON
PT Gihon
Telekomunikasi Indonesia Tbk
09 Apr 2018
51
INPS
PT Indah Prakasa
Sentosa Tbk.
06 Apr 2018
52
JSKY
PT Sky Energy
Indonesia Tbk.
28 Mar 2018
53
HELI
PT Jaya Trishindo
Tbk
27 Mar 2018
54
BOSS
PT Borneo Olah
Sarana Sukses Tbk.
15 Feb 2018
55
LCKM
PT LCK Global
Kedaton Tbk
16 Jan 2018
Nah, itulah perusahaan yang new listing tahun 2018. Di
sana Anda bisa melihat tanggal pencatatan, dan kami mengurutkan dari pencatatan
paling baru, yaitu dimulai dari Desember. Perusahaan yang listing (tercatat) tidak selalu terjadi di Desember, ada kalanya
pada tahun tertentu, tidak ada satu pun perusahaan yang listing di bulan tertentu, termasuk Desember. Sampai di sini paham kan makna dari listing dalam pasar modal?

Pengertian Delisting dalam Pasar Modal

Pembahasan mengenai pengertian listing, delisting, dan relisting
ini memang sangat menarik. Nah,
setelah memahami pengertian listing,
lalu apa pengertian delisting? Secara
sederhana, delisting adalah
penghapusan pencatatan. Maksudnya? Kalau listing
adalah pencatatan perusahaan di BEI, maka delisting
adalah proses penghapusan pencatatan perusahaan yang terdaftar di BEI.
Apa penyebab perusahaan delisting? Umumnya, hal itu disebabkan
karena saham suatu perusahaan mengalami penurunan kinerja sehingga tidak lagi
memenuhi persyaratan perncatatan. Meskipun begitu, proses penghapusan
pencatatan saham dari Bursa juga bisa dilakukan atas permohonan pihak
perusahaan (emiten), atau disebut juga sebagai voluntary delisting.
Apa syarat atau persyaratan delisting bagi perusahaan? Bagi
perusahaan yang mengajukan permohonan delisting,
maka ini persyaratannya:
  • Pengajuan
    permohonan untuk delisting hanya
    bisa dilakukan ketika perusahaan yang bersangkutan sekurang-kurangnya telah
    tercatat selama 5 (lima) tahun di BEI.
  • Rencana untuk
    delisting wajib mendapatkan izin
    dan persetujuan dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).
  • Terakhir, perusahaan
    tercatat atau pihak lainnya yang telah ditunjuk, wajib untuk membeli saham
    dari para pemegang saham yang tidak menyetujui adanya rencana delisting tersebut.
Bagi saham yang delisting karena keputusan Bursa, maka itu hanya bisa terjadi jika:
  • Kelangsungan
    hidup dari perusahaan sudah tidak terjamin. Dengan kata lain, perusahaan
    tercatat tidak lagi menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
  • Saham
    tersebut tersuspensi (suspended) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, yang
    kemudian hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi minimal selama 24 bulan
    terakhir.
Sudah paham kan arti dari delisting?
Lalu, apa contoh perusahaan delisting?
Berikut contoh perusahaan delisting
tahun 2018.
No
Kode
Nama
Emiten
Tanggal
Pencatatan
Delisting
Date
1
DAJK
PT Dwi Aneka Jaya
Kemasindo Tbk.
14 Mei 2014
18 Mei 2018
2
TRUB
Truba Alam
Manunggal Engineering Tbk
16 Okt 2006
12 Sep 2018
3
JPRS
Jaya Pari Steel Tbk
04 Ags 1989
08 Okt 2018
4
SQBB
Taisho
Pharmaceutical Indonesia Tbk
29 Mar 1983
21 Mar 2018
Dapat Anda lihat, pada tahun 2018
terdapat empat (4) perusahaan yang
delisting.
Di sana terlihat ada tanggal pencatatan (
listing)
dan tanggal
delisting. Itulah contoh
perusahaan
delisting 2018.

Pengertian Relisting dalam Pasar Modal

Inilah subbagian terakhir dari
pembahasan pengertian listing, delisting, dan relisting. Setelah memahami listing
dan delisting, lalu apa pengertian relisting? Secara sederhana, relisting adalah pencatatan kembali.
Maksudnya, perusahaan yang telah delisting
dari BEI melakukan pencatatan kembali sehingga yang sebelum keluar dari BEI
sekarang masuk kembali ke BEI. Apa persyaratan relisting bagi perusahaan?
  • Perusahaan
    (emiten) yang telah delisting
    bisa mengajukan permohonan relisting
    di BEI paling cepat enam (6) bulan sejak terjadinya delisting.
  • Pernyataan
    pendaftaran yang dikemukakan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) masih tetap
    efektif.
  • Perusahaan
    sudah memperbaiki kondisi atau masalah yang menyebabkan terjadinya delisting oleh Bursa.
  • Adanya
    pernyataan dari direksi dan komisaris bahwa perusahaan tidak sedang
    mengalami masalah sengketa hukum atau masalah yang secara material dapat memengaruhi
    kelangsungan bisnis perusahaan.
  • Perusahaan
    mesti memiliki komisaris independen, direktur (tidak terafiliasi dengan pihak lain), komite audit, dan
    sekretaris perusahaan.
  • Terakhir, harga
    atau nominal saham minimal Rp 100,-.
Apa contoh perusahaan yang relisting? Berikut contoh perusahaan relisting tahun 2018.
No
Kode
Nama
Emiten
Tanggal
Pencatatan
1
BRIS
PT Bank BRIsyariah
Tbk
09 Mei 2018
Seperti yang bisa dilihat, hanya ada
satu perusahaan yang
relisting tahun
2018, yaitu Bank BRI Syariah.
Nah, itulah penjelasan lengkap dari tim edusaham terkait
pengertian listing, delisting, dan relisting dalam pasar modal serta juga ada contoh perusahaan yang
melakukan listing, delisting, dan relisting khususnya tahun terbaru 2018. Untuk tahun 2019, Anda bisa
melihat di website idx, namun tentu saja hanya sampai bulan April karena
periode tahun 2019 masih berjalan.
Kami selalu berharap setiap informasi
atau artikel dari edusaham ini bisa bermanfaat untuk Anda semua. Kami juga
mohon dengan sukarela agar Anda mau dan ikhlas untuk membagikan (share) setiap artikel di blog ini ke
media sosial yang Anda miliki serta merekomendasikan blog ini kepada
teman-teman yang lain sebagai referensi untuk belajar pasar modal. Terima
kasih, jangan segan untuk main-main ke sini lagi, ya.

One thought on “Listing, Delisting, dan Relisting: Pengertian & Contoh Perusahaannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com