Pengertian, Produk, dan Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di BEI 2019



EDUSAHAM.COM — Salah satu indeks saham di BEI ada indeks sektoral. Di dalam indeks
sektoral, terdapat sektor keuangan. Di dalam sektor keuangan, terdapat
subsektor asuransi. Nah, bagi Anda
yang membutuhkan data perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI (Bursa Efek
Indonesia), berikut ini tim edusaham tampilkan emiten sektor keuangan dengan
subsektor asuransi.

Emiten Subsektor
Asuransi di BEI

Berikut
ini adalah tampilan berupa tabel yang berisikan informasi perusahaan asuransi
yang terdaftar di BEI terhitung 01 April 2019. Bisa dilihat dari kode emiten,
nama, dan tanggal pencatatannya.
No
Kode
Nama
Emiten
Tanggal
Pencatatan
1
ABDA
Asuransi Bina Dana Arta Tbk
06/07/1989
2
AHAP
Asuransi Harta Aman Pratama Tbk
14/09/1990
3
AMAG
Asuransi Multi Artha Guna Tbk
23/12/2005
4
ASBI
Asuransi Bintang Tbk
29/11/1989
5
ASDM
Asuransi Dayin Mitra Tbk
15/12/1989
6
ASJT
Asuransi Jasa Tania Tbk
29/12/2003
7
ASMI
Asuransi Kresna Mitra Tbk
16/01/2014
8
ASRM
Asuransi Ramayana Tbk
19/03/1990
9
JMAS
Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi
Tbk
18/12/2017
10
LPGI
Lippo General Insurance Tbk
22/07/1997
11
MREI
Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk
04/09/1989
12
MTWI
Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk
11/10/2017
13
PNIN
Paninvest Tbk
20/09/1983
14
TUGU
Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk
28/05/2018
15
VINS
Victoria Insurance Tbk
28/09/2015
Dapat Anda lihat, terhitung 01 April
2019, perusahaan subsektor asuransi yang tercatat di BEI terdiri dari 15
perusahaan. Dari 15 perusahaan tersebut, Anda bisa memilah mana perusahaan
asuransi terbaik dan memiliki prospek yang bagus di masa depan.



Sektor Terkait:

Sektor Keuangan

Oh, ya, apakah
Anda tahu apa yang dimaksud dengan perusahaan asuransi?
Nah, selain menyajikan daftar perusahaan asuransi yang terdaftar di
BEI, tim edusaham juga akan menyajikan info pengertian perusahaan asuransi,
jenis produk asuransi, tujuan, fungsi, dan lainnya.

Pengertian
Perusahaan Asuransi

Apa itu
perusahaan asuransi? Secara umum, pengertian perusahaan asuransi adalah suatu
badan usaha atau lembaga yang secara khusus menyediakan pelbagai polis
asuransi. Apa itu polis asuransi?
Definisi
polis asuransi adalah bentuk perjanjian tertulis terkait asuransi yang
berisikan kesepakatan antara pihak tertanggung (nasabah) dan pihak penanggung (perusahaan
asuransi) di mana pihak penanggung bersedia menanggung kerugian yang dialami
oleh pihak tertanggung di masa depan. Agar nasabah bisa memperoleh jaminan
asuransi, maka nasabah wajib membayar premi kepada pihak asuransi dalam jangka
waktu yang telah disepakati.

Pengertian Asuransi
Adalah

Sebelumnya
telah dijelaskan pengertian perusahaan asuransi, nah, lalu apa yang dimaksud
dengan asuransi? Untuk lebih jelas, berikut definisi asuransi menurut beberapa
para ahli.
1. Pengertian Asuransi Menurut Subekti (2001)
Asuransi
adalah suatu bentuk perjanjian tertulis yang di dalamnya berisi perhitungan untung-untungan
sesuai dengan kejadian yang belum pasti terjadi (risiko) di kemudian hari:
suatu kejadian (risiko) yang nantinya menentukan untung ruginya suatu pihak.
2. Pengertian Asuransi Menurut Pangaribuan (1992)
Asuransi
adalah suatu bentuk perjanjian di mana perusahaan asuransi akan menikmati premi
yang mengikat dari nasabah, namun perusahaan asuransi akan menjamin segala risiko
kerugian yang mungkin terjadi pada nasabah di masa mendatang.
3. Pengertian Asuransi Menurut KUHD Pasal 246
Asuransi
adalah bentuk perjanjian di mana pihak penanggung akan mengikatkan diri kepada
pihak tertanggung, yang kemudian akan mendapatkan premi atas penggantian risiko
(kerusakan atau kehilangan) yang berpotensi terjadi karena suatu peristiwa
tertentu.

Apa Tujuan Asuransi?

Berdasarkan
pengertian asuransi di atas, sebenarnya tujuan asuransi yang paling utama adalah
sebagai jaminan untuk mengganti segala kerugian (risiko) yang mungkin terjadi
di masa mendatang. Dalam hal ini, perusahaan asuransi akan menjadi penanggung kerugian
dan masyarakat (nasabah) akan menjadi pihak yang mendapatkan ganti atas
kerugian, namun nasabah wajib membayar premi dalam jangka waktu tertentu. Untuk
lebih jelas, berikut beberapa tujuan asuransi lainnya:
  • Mengalihkan risiko kerugian dari suatu pihak
    kepada pihak lain yang akan menanggung risiko tersebut.
  • Menjamin bahwa suatu pihak akan memperoleh
    perlindungan atas risiko kerugian yang mungkin terjadi di kemudian hari.
  • Memperkecil potensi kerugian yang kapan saja bisa
    terjadi, yaitu dengan membayar berupa premi kepada pihak penanggung.
  • Memperoleh ganti rugi dari nasabah berupa
    pembayaran premi.
  • Bagi bank, asuransi berguna sebagai perlindungan
    atas dana yang disalurkan kepada peminjam (debitur) jika terjadi sesuatu
    yang tidak diharapkan.
  • Dapat menjadi tabungan yang mana sebagian dana
    premi akan dibayarkan kembali kepada pihak tertanggung. Biasanya, asuransi
    jenis ini adalah asuransi jiwa.

Apa Fungsi Asuransi?

Setelah
Anda melihat daftar emiten atau perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI
(Bursa Efek Indonesia), kemudian memahami pengertian asuransi dan tujuannya, lalu
apa bagaimana dengan fungsi asuransi? Secara umum, ada beberapa fungsi
asuransi, sebagai berikut.
  • Menghimpun
    Dana.
    Apakah sama dengan
    penghimpunan dana perbankan? Dalam konteks ini, fungsi penghimpunan dana
    hampir sama dengan bank, yaitu dengan mengumpulkan dana dari masyarakat.
    Namun, bedanya, dalam asuransi, dana yang dihimpun tidak akan disalurkan dalam
    bentuk kredit kepada masyarakat, namun akan diinvestasikan ke berbagai
    instrumen investasi.
  • Meminimalkan
    Risiko
    . Dalam hal ini,
    perusahaan asuransi akan selalu gencar mensosialisasikan atau bahkan
    memberikan rekomendasi kepada para nasabahnya akan suatu risiko yang
    mungkin terjadi. Dengan demikian, nasabah bisa menghindari atau mencegah
    risiko tersebut agar tidak terjadi. Meskipun ini termasuk strategi dari
    pihak perusahaan asuransi agar tidak terjadi klaim ganti rugi, namun ini
    tetap baik dijalankan.
  • Membagi
    Risiko
    . Salah satu fungsi
    asuransi adalah membagi risiko yang mungkin terjadi pada nasabah, kemudian
    sebagian risiko tersebut akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
    Meskipun nasabah dituntut untuk membayar premi, tapi pembayaran premi biasanya
    akan proporsional.
  • Memberi
    Jaminan pada Pebisnis
    . Dalam
    berbisnis, segala risiko sangat bisa terjadi. Agar pebisnis tetap fokus
    pada usaha yang dijalankan tanpa khawatir terhadap risiko yang tidak
    diharapkan, maka asuransi berperan penting untuk mewujudkan hal itu.
    Sebagai contoh, gudang perusahaan A terbakar karena arus pendek listrik, dan
    kerugian yang dialami cukup besar. Nah,
    di sinilah peran asuransi yang bisa mengganti segala risiko kerugian
    tersebut.

Apa Saja Jenis-Jenis
Produk Asuransi?

Secara
umum, ada beberapa jenis asuransi yang paling familiar, dan biasanya jenis
asuransi ini selalu menjadi produk utama dari kebanyakan perusahaan asuransi, baik
untuk perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI maupun yang belum terdaftar
sebagai perusahaan go-public. Adapun
jenis-jenis produk asuransi adalah sebagai berikut.
  1. Asuransi
    Kesehatan. Jenis asuransi yang berfokus pada masalah kesehatan, seperti
    yang diakibatkan dari penyakit tertentu atau bisa juga karena kecelakaan.
  2. Asuransi
    Jiwa. Jenis asuransi yang berfokus pada pertanggungjawaban atas jiwa
    (baca: kematian) nasabah atau pihak tertanggung.
  3. Asuransi
    Pendidikan. Jenis asuransi yang berfokus pada jaminan pendidikan di masa
    depan.
  4. Asuransi
    Kendaraan. Jenis asuransi yang berfokus pada pertanggungjawaban atas
    risiko kerugian dari kepemilikan kendaraan, seperti kehilangan, kerusakan,
    kecelakaan, dan sebagainya.
  5. Asuransi
    Bisnis. Jenis asuransi yang berfokus pada hal-hal terkait risiko kerugian
    yang terjadi pada perusahaan (bisnis).
  6. Asuransi
    Properti. Jenis asuransi yang berfokus pada pemberian jaminan perlindungan
    terhadap properti dari nasabah jika terjadi risiko kerugian di kemudian
    hari.
Well, itulah penjelasan lengkap mengenai asuransi, mulai
dari emiten atau perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI (Bursa Efek
Indonesia), kemudian ada juga pengertian perusahaan asuransi, definisi asuransi
beserta tujuan, fungsi, dan jenis produk asuransi. Tim edusaham berkomitmen
untuk selalu menghadirkan artikel yang lengkap dan mencerahkan. Kami berharap
informasi ini bisa menjadi jawaban atas segala pertanyaan yang Anda miliki.
Terima kasih atas perhatiannya. Sukses selalu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com