Pengertian, Fungsi, dan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Pengertian, Fungsi, dan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

EDUSAHAM.COM --- Apakah Anda sedang melakukan penelitian (skripsi, tesis, dan jurnal) terhadap perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI? Nah, kebetulan sekali, di sini tim edusaham akan menyajikan informasi mengenai daftar perusahaan sektor manufaktur di BEI. Sama seperti perusahaan lainnya, emiten atau perusahaan manufaktur bisa saja bertambah setiap tahun, di tahun 2014, 2015, 2016, 2017, 2018 hingga 2019, kemungkinan pertambahan sangat besar.

Apalagi, jumlah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) relatif banyak. Tak ayal, banyak mahasiswa yang mengeluh kalau dosen pembimbingnya meminta untuk mengambil sampel perusahaan manufaktur. Benar atau betul? Hehehe.

Oh, ya, perlu Anda ketahui juga, bahwa industri manufaktur ini termasuk salah satu indeks sektoral. Di dalam sektor manufaktur, terdapat beberapa sektor, yaitu sektor Industri Dasar & Kimia (Basic Industry & Chemicals), sektor Industri Barang Konsumsi (Consumer Good Industry), dan sektor Aneka Industri (Miscellaneous Industry).

Masing-masing sektor industri, baik industri dasar & kimia, industri barang konsumsi, maupun aneka industri, terdiri dari sejumlah subsektor.

Sektor Industri Manufaktur

Bisa Anda lihat sendiri, kan, begitu banyak sektor dan subsektor yang terdapat di industri manufaktur? Itulah alasan kenapa kami memilah setiap sektor agar Anda bisa lebih mudah dalam memahaminya. Itulah penjelasan singkat mengenai daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) untuk tahun terbaru 2019.

Berikut ini juga ada penjelasan singkat mengenai perusahaan manufaktur, mulai dari definisi & pengertian perusahaan manufaktur, karakteristik & ciri-ciri, hingga fungsinya.

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Apa itu perusahaan manufaktur? Secara umum, pengertian perusahaan manufaktur adalah salah satu industri bisnis yang bergerak di bidang pengolahan bahan mentah (baku) menjadi barang jadi yang kemudian siap untuk dipakai atau dijual kepada konsumen.

Kegiatan bisnis manufaktur juga sering disebut sebagai proses produksi. Biasanya, perusahaan manufaktur ini sangat identik dengan pabrik, mesin & peralatan, tenaga kerja yang berlimpah, dan sejenisnya. Sampai di sini paham kan konsep umum dan definisi perusahaan manufaktur?

Karakteristik & Ciri-Ciri Perusahaan Manufaktur

Agar lebih paham dan bisa membedakan perusahaan manufaktur dengan perusahaan lainnya, berikut karakteristik dan ciri-ciri perusahaan manufaktur.
  • Bergerak di bisnis pengolahan bahan baku menjadi barang (produk) jadi.
  • Konsumen tidak memiliki peran dalam proses produksi. Dengan kata lain, konsumen hanya menikmati produk jadi yang dihasilkan oleh perusahaan manufaktur.
  • Hasil produksi terlihat jelas (berwujud) karena memang perusahaan manufaktur memproduksi bahan (barang), bukan bergerak di bidang jasa.
  • Adanya ketergantungan dari konsumen (pengguna akhir) terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan manufaktur. Hal inilah yang membuat konsumen ketagihan dan menggunakan produk tersebut secara berkelanjutan.

Fungsi Perusahaan Manufaktur

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa produk yang dihasilkan perusahaan manufaktur berpotensi disukai dan membuat konsumen membeli secara berkelanjutan, apalagi produk yang dihasilkan berkualitas dan memang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sampo, sabun, makanan, dan sebagainya. Jadi, tak heran jika banyak sekali jumlah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa prospek bisnis bidang manufaktur ini memang bagus.

Lalu, apa saja fungsi perusahaan manufaktur? Nah, secara umum, ada empat (4) fungsi dari perusahaan manufaktur, yaitu sebagai berikut.
  1. Fungsi Produksi. Ini merupakan suatu proses dalam pengolahan bahan baku (mentah) menjadi produk atau barang jadi. Apa saja biaya yang dikeluarkan pada proses produksi? Misalnya, biaya bahan baku, biaya mesin, dan seterusnya.

  1. Fungsi Pemasaran. Ini merupakan suatu proses untuk mendukung tercapainya penjualan dari hasil produksi perusahaan, dengan tujuan untuk memaksimalkan keuntungan. Apa contoh biaya pemasaran? Misalnya, biaya promosi mencakup semuanya,  biaya angkutan, dan sebagainya.

  1. Fungsi Keuangan. Ini merupakan suatu proses untuk menyediakan kebutuhan perusahaan, mulai dari kebutuhan produksi, pengembangan, pemasaran, dan sebagainya.

  1. Fungsi Administrasi & Umum. Ini merupakan suatu proses untuk menentukan segala hal terkait kebijakan perusahaan, dengan tujuan untuk mendukung semua proses operasional perusahaan sehingga bisa menciptakan efisiensi dan efektivitas. Apa contoh biaya administrasi dan umum? Misalnya, biaya gaji karyawan, biaya akuntansi, biaya personalia, dan lainnya.

Bagaimana, apakah Anda sudah paham mengenai perusahaan manufaktur? Nah, itulah penjelasan lengkap dari tim edusaham mengenai industri manufaktur, mulai dari daftar perusahaan yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia), pengertian perusahaan manufaktur, karakteristik & ciri-ciri, hingga fungsinya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga menjawab segala pertanyaan Anda. Salam sukses dan mohon dengan sukarela untuk share artikel ini, ya.

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Pengertian, Fungsi, dan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI"

  1. Terimakasih banyak sudah membuat web ini, jujur sangat membantu. semangat terus menebar kebaikan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah... Terima kasih atas support-nya, kak! 😊

      Delete