Prediksi Harga Bitcoin (BTC) 2022: Masih Berpotensi Naik?

Edusaham.com – Pada perdagangan hari ini Jumat (7/1/2022) pukul 11:55 AM WIB, harga koin kripto Bitcoin (BTC) berada di level $42.000 per keping. Sementara itu, dalam satu minggu terakhir harga BTC telah turun 11%, sekaligus membuat orang bertanya-tanya, bagaimana prediksi harga Bitcoin (BTC) 2022? Apakah harga Bitcoin masih berpotensi naik dan meroket?

Indikator Teknikal Bitcoin (BTC)

Pada perdagangan hingga pukul 11:55 AM WIB, hargga koin Bitcoin (BTC) turun 2,5% ke level $42.000. Kontraksi ini telah terjadi secara berturut-turut di awal tahun 2022, hal ini membuat investor BTC mulai khawatir. Untuk lebih jelas, mari kita lihat indikator teknikal.

Grafik Bitcoin (BTC) weekly, sumber: tradingview, diolah edusaham.com

Arah Tren Bitcoin (BTC)

Berdasarkan grafik mingguan (weekly), tren harga Bitcoin (BTC) sebenarnya masih menunjukkan tren naik (uptrend), seperti yang terlihat dari potongan garis biru yang bergerak ke atas. Meskipun begitu, harga koin kripto BTC saat ini berada di titik support, menjadi wilayah krusial. Jika harga tembus level support, maka ada indikasi akan terjadi pembalikan arah, atau reversal. Untuk lebih jelas, mari kita lihat indikator Fibonacci Retracements.

Fibonacci Retracements

Bersasarkan indikator Fibonacci Retracements, harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di level 78,6%: di mana area support berada di harga $38.000 dan resistance di $44.487. Dalam periode dekat, prediksi harga Bitcoin (BTC) 2022 berdasarkan indikator ini mungkin akan terlebih dahulu menjangkau support. Setelah itu, bisa dilihat seperti apa pergerakan selanjutnya.

Jika berhasil berada di area 78,6%, ada potensi harga akan mengejar di resistance terdekat. Sementara itu, tren positif atau uptrend lebih kuat jika ada konfirmasi harga koin BTC berada di area Fibo 38,2%. Namun, ada peluang juga bagi Bitcoin untuk bergerak mendatar (sideways) sepanjang tahun 2022.

Bagaimana jika harga BTC tembus support $38.000? Maka ada potensi mengejar support berikutnya di $29.000 – $30.000. Jika skenario ini terjadi, Bitcoin lebih berpotensi sideways sepanjang tahun 2022 ini. Anda tidak perlu khawatir, jika harga masih berada di atas area $29.000, belum bisa menjadi timing reversal menjadi tren turun (downtrend).

Commodity Channel Index (CCI)

Indikator CCI yang paling krusial dapat dilihat pada level +100 dan -100. Ketika harga berada di atas +100, tren harga masih kuat. Sedangkan jika berada di bawah -100, tren harga sudah lemah. Area di bawah -100 menjadi area jenuh jual (oversold), sehingga boleh saja untuk membeli atau menambah jumlah BTC Anda. Namun, lebih disarankan buy saat CCI tampak bergerak ke atas -100, misalnya di level -99 ke atas. Sementara itu, CCI Bitcoin (BTC) saat ini berada di level -97. Ketika ada tanda-tanda CCI mulai bergerak ke atas, maka tren harga berpotensi kembali naik, dan memungkinkan untuk buy.

Pandangan Akhir

Jika dilihat dari dua indikator di atas, setidaknya untuk saat ini, prediksi harga Bitcoin (BTC) 2022 masih berada di jalur positif, mengingat sepanjang tahun 2021 harga koin cryptocurrency sudah meroket drastis. Jadi, kontraksi harga di awal tahun tampak lumrah. Perlu dicatat, sepanjang tahun 2022 ada potensi harga BTC untuk melanjutkan uptrend atau sideways, jika skenario teknikal tertentu terjadi. Sedangkan untuk downtrend, masih tampak jauh dan perlu diamati pergerakan harga lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com