Laporan Keuangan + Rasio Keuangan Bank Syariah (2013 - 2017)

Langsung Praktik! Cara Beli Saham Online: BRI, BCA, Telkomsel, Unilever

Cara Beli Saham Online

EDUSAHAM.COM --- Investasi saham itu sangat menarik, hal ini tercermin dari pertumbuhan investor yang cukup signifikan. Banyak masyarakat pemodal saat ini berhasrat untuk bermain saham, namun terkendala dengan pengetahuan yang belum memadai. Salah satunya yaitu cara beli saham online. Sebenarnya, membeli saham itu tidak sulit, mau beli saham BRI (BBRI), saham BCA (BBCA), saham Telkomsel (TLKM), dan Unilever (UNVR) secara online, itu bisa dilakukan dengan praktis, tanpa ribet.

Selain cara beli saham online, yang perlu menjadi perhatian utama Anda adalah cara memilih saham yang menguntungkan (profitable). Tentu saja, dalam memilih saham tidak bisa asal-asalan, tebak-tebakan, dan penuh dengan spekulasi. Ingat, saham berbeda dengan judi. Kalau judi memang penuh dengan spekulasi, dan sudah pasti haram hukumnya.
Baca juga: Apakah Investasi Saham Haram?

Nah, dalam memilih saham yang menguntungkan, tentu saja Anda butuh melakukan analisis tertentu. Dengan analisis lah Anda bisa paham mana perusahaan yang sedang sakit, sedang sekarat, dan yang menguntungkan.

Oleh karena itu, dalam membeli saham, sudah seharusnya Anda memahami teknik analisis saham. Bukan apa-apa, hal ini bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan, baik berupa capital gain maupun dividen, serta untuk meminimalkan risiko investasi. Apa Anda mau modal investasi Anda lenyap begitu saja? Tidak, kan? Itulah pentingnya Anda belajar analisis saham, apalagi pemula.

Secara umum, ada dua (2) analisis saham yang paling umum dipakai oleh investor di pasar modal, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Bagi tim edusaham, kedua analisis ini perlu diterapkan ketika beli saham online karena cara seperti inilah yang bisa memberi kepastian bahwa Anda berinvestasi di perusahaan (emiten) yang tepat, sehingga apa yang Anda harapkan (baca: profit) dapat terealisasi.

Untuk belajar investasi saham, khususnya analisis saham, kami telah menyediakan materi tentang itu di artikel sebelumnya. Anda bisa baca di sini: Belajar Analisis Fundamental dan Belajar Analisis Teknikal

Lalu, bagaimana cara beli saham online untuk perusahaan tbk, khususnya saham BRI (BBRI), saham BCA (BBCA), saham Telkomsel (TLKM), dan Unilever (UNVR)? Baiklah, berikut ini akan kami jelaskan kepada Anda semua step by step membeli saham perusahaan tbk di pasar modal.

Lakukan Pendaftaran

Cara Membeli Saham Online

Ketika beli saham, maka Anda wajib melakukan pendaftaran untuk membuka rekening efek. Inilah salah satu cara yang perlu Anda pahami khususnya bagi pemula. Bagaimana langkah-langkah pendaftaran beli saham? Sebelum itu, ada hal yang perlu Anda ketahui juga bahwa pendaftaran saham bisa dilakukan secara online dan offline.

Proses dan persyaratannya sebenarnya hampir sama. Perbedaannya, kalau daftar saham online, Anda bisa melakukan pendaftaran di rumah, melalui komputer saja. Kalau daftar saham offline, Anda perlu mendatangi kantor cabang broker saham atau perusahaan sekuritas. Untuk lebih jelas, berikut prosedur daftar saham secara komprehensif.

1. Mendatangi Kantor Sekuritas atau Mengunjungi Website Sekuritas

Agar bisa membeli saham perusahaan BRI, BCA, Telkomsel, dan Unilever, maka silakan Anda datangi kantor cabang perusahaan sekuritas atau dengan mengunjungi website-nya. Ini merupakan dua cara atau alternatif yang bisa Anda pilih salah satu di antaranya. Kalau datang ke perusahaan sekuritas, artinya Anda mendaftar saham secara offline, jika mengunjungi website, artinya Anda daftar saham online.

Oh, ya, apakah Anda tahu apa itu broker (perusahaan sekuritas)? Jadi, broker (sekuritas) atau disebut juga sebagai pialang adalah perantara dalam transaksi jual beli efek (surat berharga).

Jadi, kalau mau beli saham, mesti melalui perantara, yang bisa menghubungkan antara pembeli dan penjual efek. Itulah mekanisme transaksi jual beli saham di pasar modal. Nah, mungkin Anda bertanya-tanya, apa contoh perusahaan sekuritas? Di Indonesia, banyak perusahaan sekuritas yang bisa Anda pilih. Misalnya, BNI Sekuritas, Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas, MNC Sekuritas, Phillip Sekuritas, dan lainnya.

Jika Anda tinggal di daerah kota, biasanya kantor cabang perusahaan sekuritas sudah tersedia. Namun, jika Anda tinggal di kabupaten, Anda bisa mengecek lagi apakah sudah tersedia kantor cabang sekuritas atau belum. Satu hal lagi, pastikan Anda memilih broker (sekuritas) yang resmi atau sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang merupakan pengawas Pasar Modal.

OJK dan sekuritas merupakan pihak-pihak yang menjadi bagian dari lembaga penunjang pasar modal. Banyak lagi pihak-pihak yang terlibat dalam pasar modal, dan Anda perlu juga untuk mengetahuinya agar paham seperti apa perannya. Kenapa? Karena nantinya Anda juga akan berhubungan dengan pihak-pihak tersebut. Baca selengkapnya di sini: Daftar Lembaga Penunjang Pasar Modal

2. Lengkapi Syarat Administrasi

Persyaratan administrasi untuk pendaftaran online dan offline tidak berbeda. Jika Anda daftar saham online, Anda tinggal melengkapi form yang biasanya telah disediakan di situs website masing-masing sekuritas. Setelah mengisi form dan membubuhi dengan tanda tangan, nantinya Anda perlu mengirimkan kembali form yang telah dilengkapi tersebut ke alamat email atau kantor sekuritas.

Nah, jika daftar saham offline, maka proses pengisian form tersebut dapat dilakukan di kantor sekuritas. Ada beberapa dokumen yang perlu Anda sediakan dalam proses pendaftaran saham, yaitu sebagai berikut:
  • Kartu Identitas: bisa KTP, SIM, atau Kartu Mahasiswa/Pelajar,
  • Kartu NPWP: pelajar/mahasiswa umumnya tidak diminta,
  • Buku Tabungan,
  • Kartu Keluarga, dan
  • Meterai Enam Ribu.

Selain membawa berkas yang asli, ada baiknya juga Anda mempersiapkan berkas hasil fotokopi sehingga proses pendaftaran bisa lebih cepat. Memang, beberapa kantor sekuritas ada yang telah memiliki mesin fotokopi sendiri. Meskipun begitu, ada juga yang tidak. Jadi, tetap persiapkan semuanya dengan lengkap.

3. Melakukan Top Up atau Deposit

Inilah prosedur selanjutnya sebagai bagian dari proses cara beli saham online. Jadi, setelah Anda melengkapi persyaratan administrasi, kemudian berhasil melakukan pembukaan rekening efek, selanjutnya nanti Anda akan diminta oleh pihak sekuritas untuk mentransfer sejumlah dana agar bisa melakukan transaksi jual beli saham. Berapa dana yang dibutuhkan agar bisa menabung saham?

Setiap sekuritas memiliki kebijakan masing-masing, ada yang menerapkan minimal deposit sebesar Rp 1 juta, ada yang di atas itu, ada juga memperbolehkan deposit dengan modal Rp 100 ribu. Setelah melakukan transfer sejumlah dana, nantinya Anda akan mendapatkan kiriman melalui email bahwa rekening efek Anda telah aktif dan akan mendapatkan akses login berupa ID dan PIN.

4. Unduh Aplikasi

Gambar Aplikasi Saham Online

Setelah mendapatkan akses login, Anda tinggal mengunduh aplikasi yang telah disediakan oleh pihak sekuritas. Biasanya, setiap sekuritas memiliki aplikasi tersendiri untuk melakukan transaksi jual beli saham.

Aplikasi tersebut bisa di-download di Google Playstore atau iStore khusus untuk smartphone, dan jika mau melakukan transaksi saham menggunakan komputer/laptop, Anda bisa men-download aplikasi khusus. Biasanya, aplikasi tersebut telah disediakan di website dan tinggal diunduh saja.

Langkah-Langkah dan Cara Membeli Saham Perusahaan Tbk

Nah, inilah bagian yang paling ditunggu-tunggu, yaitu cara beli saham online perusahaan tbk, seperti saham BRI (BBRI), BCA (BBCA), Telkom (TLKM), dan Unilever (UNVR). Untuk lebih jelas, berikut ada beberapa tahapan yang perlu Anda ikuti.

Namun, sebelum itu, kami di sini ingin memberikan contoh membeli saham online dengan menggunakan aplikasi MNC Trade yang merupakan aplikasi milik MNC Sekuritas. Untuk aplikasi sekuritas lainnya, biasanya tidak terlalu berbeda, menu yang dipilih hampir sama, bedanya hanya terlihat dari desain dan tata letak (layout) aplikasi tersebut. Berikut proses beli saham online dengan aplikasi MNC Trade melalui komputer/laptop.

1. Akses LogIn (Masuk)

Aplikasi Saham Online MNC Trade
Aplikasi Saham Online MNC Trade

Silakan log in terlebih dahulu dengan memasukkan user ID dan password. Kemudian, lihat arah panah yang telah diberi petunjuk angka 2 tersebut, kemudian klik lingkaran hijau yang di dalamnya ada panah warna putih.

2. Beli Saham dengan Klik Menu Buy Order

Aplikasi Saham Online MNC Trade
Aplikasi Saham Online MNC Trade

Setelah login, kemudian tampilannya akan terlihat seperti gambar di atas. Di sana telah kami berikan beberapa panah dengan angka yang menunjukkan tahapan. Untuk cara beli saham online perusahaan tbk, silakan klik BUY ORDER (lihat arah panah no 1). Lalu, masukkan no PIN Anda (lihat arah panah no 2).

Setelah itu, lihat arah panah no 3 untuk memilih perusahaan tbk yang akan Anda beli sahamnya. Jika Anda ingin beli saham BRI (Bank Rakat Indonesia), maka masukkan kode sahamnya, yaitu BBRI.

Begitu pula jika Anda ingin beli saham BCA, Telkomsel, dan Unilever. Anda bisa memasukkan kode saham dari perusahaan-perusahaan tersebut. Untuk BCA, kode sahamnya BBCA; kode saham Telkomsel yaitu TLKM, dan kode saham Unilever yaitu UNVR.

Nah, di sini, kami akan memberikan contoh beli saham Bank BRI (BBRI). Untuk langkah selanjutnya, setelah memilih saham perusahaan, maka lihat arah panah no 4, yaitu Price (Harga Saham). Tentukan, Anda ingin beli saham BBRI di harga berapa? Sebagai contoh, pada gambar di atas, terlihat kami ingin membeli saham BBRI di harga Rp 4.120 per lot.

Setelah itu, silakan isi bagian Quantity (lihat arah panah no 5). Ukuran quantity di sana adalah lot. Nilai 1 lot = 100 lembar saham. Di sana, kami mengisikan bagian quantity dengan jumlah 5, artinya kami membeli 5 lot = 500 lembar saham. Dengan demikian, maka total pembelian kami terhadap saham BBRI adalah 500 x Rp 4.120 =  Rp 2.060.000. Langkah terakhir, silakan klik Confirm (lihat arah panah no 6).

Proses beli saham online begitu mudah, bukan? Nah, Anda bisa menerapkan langkah-langkah ini untuk membeli saham perusahaan tbk lainnya, seperti saham BCA (BBCA), saham Telkomsel (TLKM), dan saham Unilever (UNVR).

3. Jual Saham dengan Klik Sub Menu Sell

Nah, bagi Anda yang mungkin ingin menjual saham, maka proses dan tahapannya hampir sama dengan cara beli saham online sebelumnya. Untuk menjual saham, Anda tetap memilih menu BUY ORDER. Di dalam menu tersebut nanti ada sub menu BUY, SELL, AMEND, dan WITHDRAW. Untuk menjual saham, silakan klik sub menu SELL.

Prosesnya hampir sama: isikan PIN, pilih saham perusahaan yang akan dijual sahamnya, isikan harga jual saham dan kuantitas saham yang dijual, kemudian klik Confirm. Oh, ya, Anda tidak bisa menjual saham yang tidak Anda punya. Misalnya, Anda beli saham BBRI, artinya Anda punya saham BBRI dan berhak menjualnya kembali di harga tertentu. Kalau Anda menjual saham Telkomsel (TLKM), tetapi Anda tidak pernah membeli saham tersebut, tentu saja transaksi jual tidak bisa dilakukan.

Persiapan Beli Saham

Sebenarnya, cara beli saham online merupakan sesuatu yang sangat mudah dilakukan. Yang paling perlu diperhatikan sebelum beli saham adalah persiapannya. Maksud persiapan di sini adalah menetapkan tujuan, saham seperti apa yang akan dibeli?

Tentu saja, Anda pasti pengin membeli saham yang bagus dan menguntungkan, bukan? Oleh karena itu, seperti yang tim edusaham sampaikan di awal bahwa Anda bisa melakukan analisis saham, seperti analisis fundamental dan teknikal.

Selain itu, Anda juga bisa memahami tips main saham atau belajar dari pengalaman orang lain. Jangan khawatir, di sini tim edusaham telah menyediakan beberapa artikel yang bisa menambah pengetahuan Anda dalam bermain saham. Dengan demikian, Anda bisa memilih saham yang tepat untuk menghasilkan keuntungan. Berikut materi tentang saham yang mungkin Anda butuhkan:

Jadi, cara beli saham online terbaik adalah dengan membuat perencanaan dan persiapan yang baik untuk investasi saham. Jika Anda memiliki perencanaan, pengetahuan, dan persiapan yang baik, tentu saja Anda bisa memaksimalkan keuntungan. Sebaliknya, jika tujuan Anda berinvestasi saham hanya untuk coba-coba, maka sama saja Anda membuang-buang waktu dan uang.

Memang, untuk dapat memahami saham dengan baik selalu membutuhkan proses, apalagi bagi pemula. Tidak ada seorang pun investor yang berhasil begitu saja, pasti melewati proses, dan sering kali mengalami kegagalan terlebih dahulu. Dari kegagalan itulah mereka belajar dan memperbaiki diri sehingga bisa menjadi lebih baik. Ya, pengalaman adalah guru terbaik yang bisa memandu Anda ke arah yang lebih baik.

Jadi, jangan pernah berharap bisa cepat mendapatkan keuntungan dari saham kalau Anda tidak mau belajar dan mempersiapkan diri dengan baik. Nikmati saja prosesnya, dan tunggulah waktu yang tepat untuk menuai hasil.

Beberapa artikel dan materi di atas, bisa menjadi pemandu Anda untuk berjalan ke arah yang benar. Namun, pastikan Anda sungguh-sungguh membaca artikel-artikel tersebut dan mempelajarinya secara komprehensif. Baca secara bertahap sehingga bisa menyerap dengan perlahan tapi pasti, sehingga tidak mudah lupa.

Anda bisa men-download dan men-save artikel-artikel tersebut, kemudian pelajari di rumah. Dengan kemauan yang besar dan ketekunan, maka yakinlah, Anda bisa mencapai tujuan dengan tepat sasaran. Selalu nikmati proses dan ingat sekali lagi, jika Anda mengalami satu atau beberapa kegagalan, maka jangan patah semangat. Jadikan itu bagian dari proses untuk menjadi lebih matang.

Mungkin hanya ini yang dapat kami sampaikan untuk sementara waktu. Kami berharap, blog edusaham ini bisa menjadi perpustakaan online untuk Anda yang pengin belajar pasar modal, seperti saham, obligasi, dan reksa dana. Apa pun itu, keputusan ada di tangan Anda. Silakan memilih mana yang terbaik. Demikianlah informasi cara beli saham online perusahaan tbk. Semoga info ini bermanfaat, dan mohon bantuannya untuk share setiap artikel edusaham, ya. Terima kasih.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Langsung Praktik! Cara Beli Saham Online: BRI, BCA, Telkomsel, Unilever"

Post a Comment